Rabu, 03 Juni 2015

konsep multimedia



NAMA: SUCI RAMADANI
NIM    : 1304792
MULTIMEDIA
1.      Konsep Multimedia
Picture
Perkataan multimedia adalah dua perkataan iaitu multi dan media. Multi membawa maksud banyak / pelbagai dimana ia menandakan terdapat lebih daripada satu media yang wujud di dalam sesuatu aplikasi. Media pula merujuk kepada alat atau pengantara untuk menyampaikan atau mempersembahkan sesuatu maklumat seperti teks, grafik, audio, video dan animasi. Definisi Multimedia secara amnya merujuk kepada gabungan pelbagai media seperti Teks, Grafik, Audio, Video dan Animasi bagi menghasilkan satu persembahan yang menarik, interaktif serta berkesan melalui penggunaan teknologi komputer.
2.      Program aplikasi persentasi
Presentasi adalah suatu kegiatan berbicara didepan umum, hadiri, pemirsa atau lain lain,intinya presentasi biasanya dilakukan didepan banyak orang. Berbeda dengan pidato yang sering dibawakan dalam acara resmi atau acara politik, presentasi biasanya lebih banyak dilakukan dalam acara/rapat bisnis. Tujuan dari presentasi pun banyak, diantaranya untuk promosi, untuk member informasi untuk member pengetahuan dan lain-lain.
Beberapa peralatan sederhana untuk presentasi seperti karton, kertas, ataupun menggunakan OHP. Untuk yang lebih canggihnya bisa menggunakan software presentasi dalam computer, karena dizaman modern ini orang-orang mayoritas menggunakan File presentasi dalam computer, karena lebih mudah dan lebih jelas, tidak hanya digunakan dikalangan Para pengusaha, namun Software presentasi pun sekarang banyak digunakan oleh Guru/Dosen untuk membantu dalam proses pengajaran.




Dibawah ini adalah program aplikasi presentasi berserta kelebihannya :

1. Microsoft Powerpoint
powerpointMicrosoft Power Point merupakan sebuah software yang dibuat dan dikembangkan oleh perusahaan Microsoft, dan merupakan salah satu program berbasis multi media. Didalam komputer, biasanya program ini sudah dikelompokkan dalam program Microsoft Office.
Program ini dirancang khusus untuk menyampaikan presentasi, baik yang diselenggarakan oleh perusahaan, pemerintahan, pendidikan, maupun perorangan, dengan berbagai fitur menu yang mampu menjadikannya sebagai media komunikasi yang menarik.
Beberapa hal yang menjadikan media ini menarik untuk digunakan sebagai alat presentasi adalah berbagai kemampuan pengolahan teks, wana, dan gambar, serta animasi-animasi yang bisa diolah sendiri sesuai kreatifitas penggunanya.
jendela powerpoint
Pada prinsipnya program ini terdiri dari beberapa unsur rupa, dan pengontrolan operasionalnya. Unsur rupa yang dimaksud, terdiri dari slide, teks, gambar dan bidang-bidang warna yang dapat dikombinasikan dengan latar belakang yang telah tersedia. Unsur rupa tersebut dapat kita buat tanpa gerak, atau dibuat dengan gerakan tertentu sesuai keinginan kita.
Keunggulan :
  • Terdapat pencarian menggunakan task pane yang mudah digunakan
  • Microsoft telah meng update dan menambahkan untuk clip art
  • Dapat menjalankan klip video secara full screen
  • PowerPoint viewer telah diperbaharui jadi setiap orang yang melihat semua affect untuk presentasi tanpa membuka program Powerpoint
  • Kelebihan baru dapat membuat auto run CD untuk anda lengkap dengan PowerPoint viewer yang baru
  • Slide show navigation buttons telah diperbaharui dan anda dapat melihat penjelasannya di Powerpoint
2. KPresenter
Program pembuat presentasi yang satu ini sepertinya memang mengerti kebutuhan Anda. Dengan interface yang indah dan mudah, pembuatan presentasi menjadi kegiatan yang menyenangkan.
KpresenterKali pertama dibuka, sebuah window akan ditampilkan, dan kita dapat memilih untuk membuat presentasi sesuai template yang telah tersedia. Kita dapat pula memulai dengan dokumen kosong apabila ingin mencoret-coret dalam sebuah kertas kosong. Di window ini pula, Anda dapat membuka dokumen presentasi yang pernah Anda buat sebelumnya. Untuk menghasilkan presentasi yang berkualitas tinggi dalam waktu sekejap, Anda dapat memilih untuk mengikuti template. Pilihlah tab screenpresentations. Kemudian, pilihlah template yang Anda inginkan. Sebuah layar edit pun akan dibuka untuk Anda. Dari template yang Anda pilih, Anda dapat mengubah berbagai teks ataupun elemen lainnya. Untuk mengubah teks, kliklah dua kali pada teks tersebut dan ketiklah teks yang baru.
Secara umum, fungsi-fungsi pemformatan untuk font dapat diakses dengan mudah melalui shortcut-shortcut yang umum. Penekanan kombinasi tombol CTRL-B (berfungsi untuk menebalkan teks) tentunya akan lebih cepat dan mudah dilakukan apabila Anda terbiasa bekerja dengan shortcut. Sayangnya, beberapa shortcut seperti shortcut untuk memasukkan gambar terasa cukup aneh.
Saatnya menambahkah sedikit efek. Presentasi yang dilengkapi dengan berbagai efek dalam batas wajar tentunya akan terlihat lebih menarik. Di KPresenter, penambahan efek dapat dapat dilakukan dengan mengakses menu screen presentations|configure pages.
Apabila Anda ingin membuat presentasi yang relatif sederhana, rasa-rasanya Anda perlu untuk membuang banyak toolbar agar bekerja lebih menjadi lebih menyenangkan. Untuk menjalankan presentasi, pilihlah menu screen presentations|start. Penulis tidak dapat menemukan shortcut yang sama seperti kebanyakan program pembuat presentasi.
Bagi yang sering bepergian, Anda dapat menyimpan hasil presentasi Anda sebagai halaman web. Nah, dalam urusan yang satu ini, wizard yang disertakan oleh program ini akan terasa banyak membantu. Cukup pilih saja menu File|create HTML slideshow, dan Anda akan langsung dipandu. Sayangnya, bagi Anda yang terbiasa bekerja dengan Microsoft Office, beberapa shortcut dan toolbar memang boleh dikatakan berbeda. Hal tersebut akan terasa cukup mengganggu, apalagi jika Anda bukan seorang pembuat presentasi yang ulung.
Bicara fitur, program yang satu ini jelas menawarkan banyak sekali. Mulai dari integrasinya dengan aplikasi KOffice yang lain sampai berbagai kemudahan yang disertakan. Kerja sama KPresenter dengan aplikasi presentasi lainnya pun dapat diacungi jempol.
3. OpenOffice Impress (Presentation)
openofficeTidak jauh berbeda dengan Writer atau TextDocument yang mirip MS Word, dan SpreadSheet (Calc) yang mirip dengan MS Excel, Presentation (Impress) ini juga sangat mirip impressdengan MS PowerPoint.
Semua dokumen presentasi yang pernah dibuat dengan MS PowerPoint juga dapat dibuka secara langsung dengan Presentation dari OpenOffice. Termasuk desain background dan animasinya. Sedikit catatan dari penulis, OpenOffice yang kita dapat, baik itu dari membeli atau melalui download dari http://www.openoffice.org ataupun yang didapat dari sisipan majalah InfoLINUX, umumnya belum disertai dengan bakground desain presentasinya. Untuk itu, bisa kita atasi dengan cara meng-copy semua file Presentation ataupun Design Template dari PowerPoint atau StarOffice dan kita letakkan ke dalam direktori Share\Template\English dari OpenOffice.
Berikut ini contoh menambah slide yang akan dibuat:
  • Insert|Slide yang ditunjukkan dalam Gambar disamping. Presentation dari OpenOffice ini juga dapat menyimpan (Save As) hasil kerja Anda ke dalam format file MS PowerPoint.
  • File|Save As, pada bagian Save as type, pilih Microsoft PowerPoint97/ 2000/XP, kemudian Save.
Tidak hanya itu, dengan OpenOffice Impress Anda juga bisa menambahkan suara dalam presentasi yang segera akan Anda lakukan. Jadi, sebenarnya tidak ada yang tidak mungkin di Linux. Khusus untuk aplikasi office, OpenOffice bisa menjadi pilihan Anda.
4. Magic Point
Logo MPMagicPoint adalah suatu alat bantu presentasi berbasis XWindow. Alat bantu ini didisain untuk membuat presentasi yang sederhana dan mudah dan juga memungkinkan membuat suatu presentasi yang komplek. Magic Point (mgp) merupakan program presentasi yang dapat dijalankan pada lingkungan Unix atau Linux. Program ini diitulis oleh Yoshifumi Nishida <nishida@sfc.wide.ad.jp>. Pada awalnya program ini disusun ketika proyek WIDE di tahun 1997 dan diberi nama TinyPoint. Tersedia secara bebas di : http://www.mew.org/mgp/
lembar MPFile MagicPoint (dengan akhiran .mgp) adalah file teks biasa, sehingga dapat dibuat dengan cepat dengan menggunakan editor teks apa saja (misal jed, pico, vi, atau emacs, dan sebagainya). Paket mgp ini juga menyertakan
beberapa utilitas lainnya yaitu :
  • mgp2ps
  • mgpembed
Pada direktori sample yang disediakan MagicPoint tersedia beberapa file penting yaitu :
  • default.mgp. File style utama
  • mgprc-sample. Contoh file konfigurasi .mgprc
  • sample.mgp. Contoh demonstrasi kemampuan MagicPoint
  • tutorial.mgp. Petunjuk penggunaan Magic Point
  • gradation.mgp. Contoh gradasi
  • Beberapa contoh presentasi
  • dns.mgp. Contoh presentasi mengenai DNS
  • v6.mgp. Contoh presentasi mengenai IPv6
  • sendmail6.mgp. Contoh presentasi mengenai sendmail
  • multilingual.mgp. Contoh penggunaan dengan banyak bahasa.
  • embed.mgp. Contoh dengan mgpembed

3.      Prinsip pengembangan multimedia persentasi
Pada dasarnya media presentasi yang menggunakan program komputer ini merupakan pengembangan lebih lanjut dari media transparansi yang disajikan melalui OHP. Berbeda dengan transparansi OHP tidak bisa menampilkan unsur audio visual, maka media presentasi dengan program komputer ini, kita bisa menampilkan unsur audio-visual dalam pembelajaran.
Berkat  keefektifannya dalam menyajikan pesan, maka  saat ini media presentasi banyak diaplikasikan untuk keperluan pendidikan dan pembelajaran.  Tentu saja ini bukan berarti bahwa media presentasi merupakan media yang paling cocok untuk semua materi dan topik pembelajaran.
Kelebihan media presentasi:
  1. Dapat menyajikan teks, gambar, foto, animasi, audio dan video sehingga lebih menarik
  2. Dapat menjangkau kelompok banyak
  3. Tempo dan cara penyajian bisa disesuaikan
  4. Penyajiannya masih bisa bertatap muka
  5. Dapat digunakan secara berulang-ulang
Kelemahan media presentasi:
  1. Ketergantungan arus listrik sangat tinggi
  2. Media pendukungnya harganya relatif mahal karena harus ada Komputer dan LCD
  3. Penggunaan media ini sangat tergantung pada penyaji materi.
  4. Masih sangat terbatas guru yang mampu membuat media presentasi

4.teknik membuatbahan persentasi dengan power point

a.       Buka Microsoft PowerPoint sobat, kemudian pilih menu design , lalu pilih theme yang sobat sukai, di sini saya memilih theme Apex. Sobat bisa merubah colors, Fonts dan effectsnya sesuai kesukaan sobat. baca juga: Cara mendapatkan 200+ theme presentasi powerPoint gratis
Cara membuat presentasi di Microsoft PowerPoint
Setelah sobat memilih theme, silahkan ganti tulisan click to add title dengan judul presentasi sobat dan click to add subtitle dengan deskripsinya. Sobat juga bisa menggantinya dengan tulisan yang sobat sukai, karena tidak ada yang mengharuskan sobat harus menulis judul dan subjudulnya.
b.      Untuk menambah slide  sobat bisa melakukannya di menu home kemudian klik new slide lalu pilih layout yang sobat butuhkan.
Cara membuat presentasi di Microsoft PowerPoint

c.       Jika sobat ingin menhapus salah satu slide sobat tinggal klik slide yang akan di hapus kemudian klik Del pada keyboard. Sobat juga bisa mengatur slide 1 menjadi slide 2 dengan cara drag and drop.

d.      Untuk menambahkan animasi pada pergantian slide sobat bisa melakukannya di menu animation
Cara membuat presentasi di Microsoft PowerPoint
Klik slide yang akan diberi animasi, kemudian pilih model animasi yang sobat sukai. Jika sobat ingin seluruh slide menggunakan animasi yang sama, silahkan klik apply to All. Sobat juga bisa menambahkan suara dikolom no sound dan mengatur kecepatan animasi di kolom fast. Klik automatically after jika sobat menginginkan perubahan slid tanpa di klik mouse. Untuk melihat hasilnya, silahkan sobat klik preview yang berada di pojok kiri atas.
Untuk menambahkan efek animasi pada teks atau gambar dalam presentasi, silahkan klik costume animation kemudian klik teks yang akan di kasih animasi, lalu pilih add effect. Silahkan dicoba-coba sendiri ya.
Cara membuat presentasi di Microsoft PowerPoint
a.       Klik Slide Show untuk melihat hasil keseluruhan (full screen)
. Jika presentasi sudah di buat silahkan disimpan. Jika sobat ingin mengeditnya di kemudian hari silahkan klik ctrl+S, tetapi jika sobat ingin menyimpan hanya dalam slidshow, klik logo Microsoft office/shave as/PowerPoint show. Jika sobat memilih ini, hasilnya tidak akan bisa di edit lagi.
Cara membuat presentasi di Microsoft PowerPoint


Minggu, 17 Mei 2015

makalah pendidikan nonformal



MAKALAH
STRATEGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN NONFORMAL




34061Edit 1.jpg
 














OLEH:
SUCI RAMADANI
1304792











UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2015




KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat yang telah dilimpahkan kepada penulis selama pelaksanan penyusunan makalah  ini sehingga penulis dapat menyelesaikannya dengan lancar. Makalah ini penulis buat guna memenuhi tugas mata kuliah strategi pembelajaran Pendidikan Luar Sekolah dan semoga layak untuk dijadikan sebuah referensi atau bahan ajar. Di dalam pelaksanaan penulisan makalah  ini penulis menjumpai berbagai masalah dan hambatan yang harus dilewati. Namun, dengan adanya bantuan dari teman dan berbagai pihak tentunya hambatan itu dapat teratasi dengan bijak. Oleh karena itu penulis sangat berterimakasih sebesar-besarnya kepada Tuhan yang Maha Esa, dan seluruh rekan yang telah membantu penulis dalam rangka menulis makalah ini. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh daripada sempurna. Maka dari itu, kritik dan saran yang membangun dari pembaca sangat penulis harapkan. Akhir kata, semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada semua.
















BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Kemajuan suatu bangsa hanya dapat dicapai melalui penataan pendidikan yang baik. Upaya peningkatan mutu pendidikan diharapkan dapat menaikkan harkat dan martabat manusia Indonesia. Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 menyebutkan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang berman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut maka jalur pendidikan nonformal menjadi sarana yang tepat. Hal ini disebabkan pendidikan nonformal melakukan pendidikan yang berlangsung sepanjang hayat dan berkelanjutan sehingga potensi yang dimiliki seseorang dapat dikembangkan secara maksimal.
B.     Rumusan Masalah
1.      Untuk menjelaskan pengertian pendidikan nonformal?
2.      Untuk menjelaskan jenis pendidikan nonformal?
3.      Untuk menjelaskan masalah yang di hadapi pendidikan nonformal?
4.      Untuk menjelaskan strategi perkembangan pendidikan nonformal?








BAB II
PEMBAHASAN
1.      Pendidikan Nonformal
A.    Pengertian

Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Hasil pendidikan nonformal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan. 

Sedangkan menurut Axin, pendidikan nonformal adalah kegiatan belajar yang disengaja oleh warga dan pembelajar di dalam suatu latar yang diorganisasi (berstruktur) yang terjadi di luar sistem persekolahan.

B.     Jenis pendidikan nonformal

Pendidikan nonformal meliputi:
a.       pendidikan kecakapan hidup
b.      pendidikan anak usia dini
c.       pendidikan kepemudaan
d.      pendidikan pemberdayaan perempuan
e.       pendidikan keaksaraan
f.       pendidikan keterampilan
g.      dan pelatihan kerja.
Pendidikan kesetaraan meliputi Paket A, Paket B dan Paket C, serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik seperti:
a.       Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM),
b.       lembaga kursus
c.        lembaga pelatihan
d.       kelompok belajar
e.        majelis taklim
f.        sanggar dan lain sebagainya
g.       serta pendidikan lain yang ditujukan untuk mengembangkan kemampuan peserta didik.

2.       Masalah dalam Pendidikan Non Formal

Memperoleh pekerjaan adalah impian banyak siswa maupun mahasiswa setelah mereka mampu menyelesaikan sautu jenjang pendidikan tertentu, hal ini tentu bukanlah hal yang keliru karena mindset masyarakat saat ini ketika menyekolahkan anak-anaknya adalah untuk dapat bekerja. Namun satu hal yang tidak dapat dipungkiri adalah saat ini adalah kesempatan kerja yang tersedia sangatlah terbatas dan tidak berbanding serah dengan lulusan pendidikan. Kesenjangan antara lapangan pekerjaan dan lulusan institusi pendidikan inilah yang mendorong semua pihak untuk berfikir lebih dalam mengenai upaya mengatasi masalah ini. bukanlah hal yang mustahil jika setiap tahun jumlah pengangguran selalu mengalami peningkatan karena ketidak linieran jumlah lapangan kerja dan lulusan institusi pendidikan.
Pengangguran adalah merupakan masalah yang komplek, disamping sebagai akibat, pengangguran juga merupakan sebab dari masalah lainnya seperti tindak kriminal, kemiskinan, kemerosotan tingkat kesehatan, rendahnya tingkat pendidikan dan lain sebagainya, sehingga upaya untuk mengatasi masalah ini juga harus multi disiplin dan multi pendekatan. Bahkan pengangguran saat ini tidak hanya terjadi diperkotaan saja, melainkan sudah merambah ke daerah-daerah perdesaan di seluruh nusantara, yang memungkinkan pengangguran ini masuk dalam kategori masalah nasional yang harus segera diatasi agar tidak menjadi penghambat pembangunan.
Pemerintah saat ini tentu saja tidak tinggal diam, berbagai upaya telah dilakukan termasuk diantaranya dalam kebijakan pendidikan non formal. Saat ini Direktorat Pendidikan Non Formal dan Informal gencar melaksanakan program pendidikan kesetaraan dasar dan lanjutan yang terintegrasi dengan pendidikan kecakapan hidup, program tersebut diantaranya adalah program Kewirausahaan Usaha Mandiri untuk Keaksaraan Fungsional, program Kewirausahaan Desa dan Kewirausahaan Perkotaan untuk Kejar paket B dan C dan lain sebagainya. Tujuannya adalah agar warga belajar disamping mendapatkan ijazah pendidikan yang setara dengan pendidikan formal baik untuk tingkat SD, SLTP maupun SLTA, namun juga mendapatkan dukungan keterampilan yang diharapkan dapat dijadikan bekal bagi peserta didik di masyarakat setelah mereka menyelesaikan program pendidikan tersebut.

Program-program ini disamping melibatkan lembaga pemerintah seperti P2PNFI, BPKB, SKB namun juga melibatkan yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan masyarakat sebagai pelaksana program. Namun dalam kenyataannya program-program tersebut dilaksanakan hanya sebatas pada proyek semata, sehingga tidak ada keberlanjutan setelah proyek pemerintah berhenti. Dari beberapa kasus yang berhasil ditemui di lapangan terkait dengan pelaksanaan program PNF tersebut, tidak sedikit lembaga penyelenggara yang melaksanakan program kecakapan hidup atau kewirausahaan tanpa melalui pembekalan pendidikan terlebih dahulu dan cenderung berorientasi praktis, yang kemudian berdampak pada kemandekan dalam keberlanjutan program. Sebagai contoh yang terjadi di DIY pada tahun 2007 dalam program keakapan hidup budidaya ikan lele, lembaga penyelenggara hanya memanfaatkan bantuan pemerintah untuk membuat kolam lele tanpa memperhatian studi kelayakan infrastruktur maupun sarana dan prasarana penunjang, sehingga setelah beberapa minggu program tersebut berhenti dan yang tersisa hanya kolam ikan kosong.
Dalam kasus lain juga ditemui yayasan yang cukup bertanggung jawab dengan memberikan pembekalan pendidikan kewirausahaan dan materi yang berhubungan dengan bidang kecakapan hidup yang akan dilaksanakan sebelum praktik di lapangan. Hasilnya cukup berbeda, pada kasus pertama program sama sekali tidak memiliki dampak apapun terhadap masyarakat, namun pada kasus yang kedua, masyarakat dapat merasakan manfaat terutama dalam keterampilan yang diajarkan meskipun masih ada permasalahan terkiat dengan pemasaran produk.
Dari dua kasus di atas terlihat bahwa program yang saat ini dilaksanakan masih berorientasi pada penguatan materi kognitif pengetahuan, sementara nilai-nilai yang terkait dengan jiwa kewirausahaan kurang mendapatkan sentuhan, meskpun ada masih sangat terbatas. Baik di sadari atau tidak, pendidikan saat ini seringkali mengabaikan nilai-nilai terutama nilai keagamaan, bahkan cenderung dilupakan dan bahkan lambat laun semakin termarjinalkan dengan berbagai alasan. Padahal nilai-nilai spiritualitas merupakan puncak kesadaran tertinggi dari kehidupan manusia. Lebih jauh lagi, praktik pendidikan hanya memandang manusia sebagai instrumen fisik untuk mempertahankan ideologi yang saat ini dianut oleh dunia barat yaitu kapitalisme.
Salah satu indikator pendidikan saat ini untuk mempertahankan eksistensi paradigma kapitalisme adalah bahwa peserta didik hanya diarahkan untuk menjadi buruh atau tenaga kerja yang berkualitas, bukan semata untuk menjadikan manusia sebagai mahluk mandiri dengan cita-cita mulia yang tinggi, artinya output pendidikan saat ini dipersiapkan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan yang diskenariokan oleh negara-negara maju untuk mempertahankan eksistensi mereka di negara berkembang. Output keterampilan diarahkan pada kemampuan peserta didik untuk mampu melakukan sesuatu atau menghasilkan sesuatu tanpa dilandasi oleh nilai-nilai yang dapat berfungsi sebagai filter dan pedoman perilaku dalam bekerja.
Tidak dapat dipungkiri bahwa sanya ilmu-ilmu yang berkembang di negara maju banyak yang dikembangkan di negara-negara dunia ketiga bahkan di negara dengan penduduk mayoritas muslim, yang tentu saja bias dengan pandangan negara maju yang notabene adalah negara sekuler. Bahkan teori kebutuhan yang dikemukakan oleh Maslow tentang hierarki kebutuhan tidak menempatkan kebutuhan akan Tuhan (Allah) sebagai kebutuhan dasar manusia. Penggunaan istilah hukum alam dalam memandang fenomena alam adalah merupakan salah satu upaya pengingkaran peran Tuhan terhadap alam semesta, dimana sangat jarang ditemu seorang guru yang kemudian memberikan penyadaran kepada peserta didik bahwa alam semesta adalah sebagai sunatullah, bukan hanya hukum alam semata.
Hal di atas tentu bertentangan dengan esensi pendidikan yang dikemukakan oleh Jonh Dewey yang menyebutkan bahwa: “Anak didik tidak hanya disiapkan agar siap bekerja, tapi juga bisa menjalani hidupnya secara nyata sampai mati. Anak didik haruslah berpikir dan pikirannya itu dapat berfungsi dalam hidup sehari-hari. Kebenaran adalah gagasan yang harus dapat berfungsi nyata dalam pengalaman praktis.” John Dewey (1859 – 1952) dalam (Syohih, 2008).
Nilai-nilai pendidikan berbasis agama manawarkan paradigma pendidikan dan pembelajaran sebagai bagian dari iman dengan tujuan untuk menyempurnakan ubudiyah kepada Allah dengan azaz yang cukup jelas yaitu sebagai kemaslahatan bagi umat manusia. Peserta didik yang memiliki motivasi yang dilandasai oleh nilai-nilai keagamaan dalam belajar dan bejerja, akan memiliki etos kerja dan kreativitas secara simultan, sebab dia bekerja dengan semangat yang terpaut dengan keyaninan dasar agama dan menganggap bahwa apa yang dilakukan adalah merupakan bentuk pengabdian kepada Allah (ibadah). Nilai-nilai ini justru sangat kurang diberikan oleh pengelola maupun fasilitator kepada peserta didik, karena orientasi yang terlalu menekankan pada materi-materi keterampilan, padahal materi ini saja tidak cukup jika mental warga belajar tidak dibekali dengan nilai-nilai yang mampu membuat mereka menjadi manusia mandiri
Kelemahan lain yang masih terasa dalam beberapa program pendidikan kecakapan hidup yang terjadi saat ini adalah pengelolaan lingkungan yang kurang baik. Hakekat pendidikan sebenarnya sebagai alat untuk menginternalisasikan nilai-nilai kurang terfasilitasi dengan baik, terutama dalam program pendidikan non formal. Instrumental input maupun enviornmental input pendidikan dalam program PNF kurang mendapat perhatian sebagai bagian yang penting dalam iklim pembelajaran. Jarang sekali ditemui media yang dapat memperkuat internalisasi nilai, seperti contoh tidak ada satupun slogan yang dipasang dalam ruang belajar yang berisi penguatan nilai seperti: “kejujuran adalah kunci kesuksesan” atau yang lainnya. Disamping itu penyelenggara juga tidak memberikan tauladan sebagai hiden curriculum yang mampu mempekuat internalisasi nilai-nilai tersebut, antara lain menyelenggarakan program tidak sesuai dengan pedoman, manipulasi data kegiatan, dan penyimpangan-penyimpangan lainnya, yang menyebabkan tujuan program itu sendiri tidak dapat terlaksana karena kelalaian pengelola program.
3.      Strategi Pengembangan Pendidikan nonformal

Strategi penting adalah peran fasilitator dan tutor sebagai orang yang berhadapan langsung dengan peserta didik, dimana tutor dan fasilitator tidak dipersiapkan untuk mendidik dan membelajarkan peserta didik dengan nilai-nilai keagamaan maupun nilai-nilai pendidikan lainnya yang justru merupakan modal utama dari program pendidikan kecakapan hidup. Pertimbangan menjadi tutor lebih kepada kemampuan seseorang dalam memahami dan menguasai suatu materi tertentu, tanpa dipertimbangkan mengenai bagaimana seharusnya tutor disamping menyampaikan materi juga mampu menyisipkan nilai-nilai kewirausahaan berdasar keagamaan agar peserta didik dapat menjiwai apa yang mereka lakukan sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian terhadap Tuhan



























BAB III
PENUTUP
1.      Simpulan
Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Hasil pendidikan nonformal dapat dihargai setara dengan hasil program pendidikan formal setelah melalui proses penilaian penyetaraan oleh lembaga yang ditunjuk oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah dengan mengacu pada standar nasional pendidikan. 

2.      Sumber Rujukan